Kesalahan Membersihkan Wajah Ini Berakibat Fatal Pada Wajah



Kesalahan dalam membersihkan wajah pada umumnya tidak disadari karena mencuci wajah dianggap sesuatu hal yang tidak perlu dipusingkan, asalkan pakai sabun lalu dibilas selesai. Namun membersihkan wajah sebenarnya justru hal yang paling mendasar dari serangkaian cara merawat wajah untuk mendapatkan kulit wajah yang cantik. Kesalahan dalam membersihkan atau mencuci wajah tentu akan membawa akibat tidak baik bagi kesehatan kulit wajah.

Cara yang salah dalam membersihkan wajah akan membawa dampak yang serius bagi wajah seperti : kulit wajah timbul jerawat, kusam, iritasi dan sebagainya. Artinya ... muncul masalah baru yang memperburuk kondisi wajah. Buat teman - teman selama ini mungkin tidak pernah berpikir bagaimana cara membersihkan wajah dengan benar?

Sebagai pengingat, dibawah ini adalah beberapa kesalahan yang biasa dilakukan  dalam membersihkan wajah, mungkin di antaranya kita lakukan juga :

1. Memilih produk pembersih wajah yang tidak tepat. Jangan asal pilih pembersih muka hanya dengan alasan rekomendasi teman atau tergoda iklan di televisi. Entah itu flek hitam, jerawat membandel, atau minyak berlebih, kita semua memiliki keluhan masing-masing seputar kulit. Kenali jenis kulit wajah Anda dan apa masalah utama yang Anda hadapi, supaya Anda tahu produk pembersih seperti apa yang tepat untuk Anda.   Pembersih muka yang bagus harus benar-benar menghilangkan segala jenis kotoran, sisa makeup, sisa krim pemutih wajah, dan debu yang menempel, namun tidak melucuti terlalu banyak minyak alami dan sel-sel kulit sehat Anda. Pilih produk pembersih yang tidak terlalu ringan (yang membuat Anda merasa harus cuci muka dua kali sebelum terasa bersih) tapi juga tidak terlalu keras (membuat wajah iritasi atau kering dan kencang setelah cuci muka).

2. Membersihkan wajah terlalu sering. Ini adalah cara membersihkan wajah yang keliru. Mencuci wajah berkali-kali dapat membuat kulit wajah menjadi iritasi dan merangsang produksi minyak berlebih (sebum). Batasi mencuci muka cukup 2 kali sehari, pagi dan malam hari, bagi yang muslim otomatis saat berwudlu siang itu juga termasuk mencuci wajah, namun mencuci wajah tidak perlu lebih dari 3 kali sehari. Ketika Anda tidur, kulit wajah Anda melakukan pembersihan, mendorong limbah dan kotoran sisa keluar melalui kelenjar keringat dan pori-pori. Tetap ada residu sampah yang tersisa pada kulit Anda dan harus dicuci pada pagi harinya.

3. Pembilasan tidak bersih. Pembilasan wajah yang kurang bersih akan meninggalkan residu yang dapat menyumbat pori - pori dan mengeringkan kulit. Bilaslah wajah secara menyeluruh hingga kulit wajah benar - benar bersih dari kotoran apapun.

4. Membersihkan wajah dengan air panas. Mungkin ada yang berpikir, mencuci wajah dengan air panas akan lebih bersih hasilnya, tentu saja pemikiran ini salah. Air panas justru akan membuat kulit kering dan iritasi. Tinggalkan kebiasaan ini dan ganti air panas dengan air hangat untuk membersihkan wajah.

5. Terlalu sering exfoliasi. Exfoliasi memang perlu dilakukan secara teratur sekitar 1 sampai 3 kali seminggu. Tapi ingat, jangan berlebihan. Sembarangan menggosok scrub atau exfoliant dapat menyebabkan kulit kering, iritasi, peradangan, dan bahkan infeksi. Semua ini merusak kemampuan kulit Anda untuk melawan bakteri penyebab jerawat.  Jari tangan merupakan exfoliator alami yang sangat efektif mengangkat kulit mati. Gunakan jemari Anda untuk mengaplikasikan krim exfoliator, Untuk hasil terbaik, pijat produk dalam pola melingkar lembut mulai dari leher dan perlahan-lahan bergerak ke atas.

6. Membilas terburu-buru. Terlalu terburu-buru mencuci muka juga tidak efektif dalam menyingkirkan kotoran dan minyak. Untuk mendapatkan kulit wajah yang selalu terlihat prima, luangkan waktu setidaknya dua menit untuk mencuci muka. Konsentrasikan pijatan di daerah sekitar hidung dan dahi yang cenderung berminyak. Jika Anda menggunakan milk cleanser, usapkan cleanser perlahan dengan gerakan melingkar ke atas pada seluruh wajah dalam keadaan kering. Lakukan setidaknya selama tiga puluh detik agar pembersih dapat memecah minyak dan sisa makeup. Setelahnya, ambil cleanser sekali lagi dan ulangi pijatan. Tahap cleanser kedua akan membantu melarutkan segala residu yang tertinggal pada tahap pertama. Terakhir, bilas dengan air sampai bersih.

7. Menggunakan produk berbahan kimia. Pelajari komposisi yang terkandung dalam produk pembersih Anda. Hindari bahan kosmetik berbahaya, seperti pengharum, dan pewarna. Hindari pula sodium lauril sulfat (SLS), deterjen berkonsentrasi tinggi yang biasa digunakan untuk pembersih kotoran mesin, pembersih lantai, dan shampo mobil, jika jenis kulit wajah anda sensitif makan akan langsung bereaksi negatif. SLS adalah faktor risiko umum terjadinya reaksi alergi dan iritasi pada kulit wajah.

8. Terlalu keras menggosok wajah. Ini juga berakibat buruk pada wajah anda. Apapun jenis kulit Anda, penting untuk berhati-hati ketika mengaplikasikan pembersih, masker, atau exfoliant. Jangan menggosok pembersih terlalu kencang sehingga kulit tertarik. Jangan pula menggosokkan handuk ke wajah saat mengeringkan muka. Kedua hal ini akan mengancam elastisitas kulit wajah. Biarkan wajah mengering dengan sendirinya atau tepuk-tepuk muka dengan handuk khusus wajah yang bersih bersih. Sebaiknya bedakan handuk khusus wajah dengan handuk mandi, apalagi dengan milik orang lain. Handuk adalah tempat utama bakteri berkembang biak.

9. Menggunakan pelembap saat kulit sudah telanjur kering. Langkah ini mungkin salah satu tahap yang paling penting dalam rutinitas perawatan wajah. Moisturizer alias pelembap akan menyegel kelembapan alami kulit Anda dan bertindak sebagai penghalang terhadap racun, radikal bebas, dan partikel asing yang berbahaya bagi kulit. Untuk hasil yang baik, oleskan pelembap wajah yang bagus segera setelah cuci muka saat wajah masih terasa lembap, dan pijat wajah dengan lembut. Selalu pijat dalam gerakan ke atas untuk menghindari kulit tertarik.   Hal yang sama berlaku untuk serum dan produk perawatan wajah lainnya. Menunggu sampai kulit Anda benar-benar kering akan membuat bahan-bahan aktif yang terkandung di dalam produk menjadi lebih sulit terserap dengan baik dan membuat kulit terasa lengket dan berminyak.

10. Terlalu menghindari face oil. Banyak yang menganggap bahwa minyak adalah musuh utama untuk si kulit wajah berminyak. Ahli kecantikan dan dermatologis mengatakan sebaliknya. Minyak sangat bersahabat bagi semua jenis kulit karena pada dasarnya, minyak akan larut jika bertemu dengan sesama minyak. Minyak akan memecah kotoran dan bakteri penyebab jerawat yang menempel di kulit. Minyak juga membantu menjaga kelembapan kulit, sehingga menyeimbangkan kadar pH kulit wajah.   Menggunakan minyak dalam perawatan kecantikan Anda tidaklah sulit. Pilih face oil yang mengandung bahan-bahan alami, seperti minyak almond, minyak grapeseed, biji bunga matahari, dan zaitun, manfaat minyak zaitun untuk wajah tidak diragukan lagi. Oleskan sedikit minyak pada wajah dan pijat lembut, biarkan sampai menyerap. Bersihkan sisa minyak dengan kain lap lembut yang dibasahi air hangat.


Mengingat langkah membersihkan wajah adalah pekerjaan yang penting dalam merawat kecantikan wajah, agar kita dapat mendapatkan hasil yang maksimal dalam perawatan wajah, kita wajib mengetahui bagaimana cara mencuci atau membersihkan wajah dengan benar. Untuk mengurangi risiko kulit bermasalah pelajari dengan seksama beberapa cara membersihkan wajah dengan benar, di bawah ini:
  1. Pilih cleanser yang sesuai. Semua orang membutuhkan cleanser untuk menjaga
    kesalahan dalam membersihkan wajah
    kebersihan kulit wajah. Cermati dengan baik, kualitas cleanser yang akan Anda beli, sesuaikan dengan jenis kulit, jangan sampai Anda salah memilih cleanser karena akan berakibat buruk bagi kondisi kulit di kemudian hari, entah muncul jerawat atau iritasi kulit.
  2. Upayakan selalu agar rambut Anda tidak menyentuh kulit wajah. Rambut yang kotor menyebabkan wajah berjerawat, Anda yang memiliki jenis kulit sensitif sebaiknya tidak menggunakan poni rambut yang dapat menutupi kulit wajah sehingga risiko wajah berjerawat jauh lebih tinggi. Atau jika memungkinkan, Anda bisa mengikat rambut.
  3. Basuh wajah dengan air hangat sebelum menggunakan sabun cuci muka. Hal ini bertujuan untuk membuka pori-pori wajah dan membuat kulit wajah menjadi lembab. Gunakan sabun cuci muka sesuai dengan tata cara pemakaian yang mana tertera di dalam produk.
  4. Bersihkan wajah dengan menggunakan handuk basah yang telah dibasahi dengan air dingin, berfungsi untuk menutup kembali pori-pori kulit dan keringkan menggunakan handuk bersih yang lembut dengan cara ditepuk lembut. Untuk sentuhan terakhir oleskan pelembab ke seluruh permukaan wajah.  Pelajari juga : cara mengecilkan pori - pori wajah

Membersihkan wajah ternyata bukan pekerjaan yang sepele, harus menyempatkan waktu untuk melakukannya, dan tidak lupa ... harus menggunakan cara yang benar. Demikianlah seputar tulisan mengenai beberapa kesalahan dalam membersihkan wajah, mudah - mudahan bermanfaat.

0 Response to "Kesalahan Membersihkan Wajah Ini Berakibat Fatal Pada Wajah"

Posting Komentar